out of the box

haruskah kita selalu terkekang pada batas-batas pemikiran yang ada? tenggelam dalam ke-mode-an yang berkembang? padahal lepas dari keterkekangan tersebut akan memberikan kita sudut pandang yang berbeda dan lebih luas, yang bakal men-trigger secara otomatis kreativitas kita untuk memberikan sesuatu yang baru, beda, dan lebih berwarna
sayang seribu sayang… sejauh mata gw memandang, banyak terlihat orang-orang yang bangga akan keterkurungannya dan membuat kotak-kotak yang lebih kecil dan kuat, yang menyeret banyak orang menjadi tak berdaya untuk tidak mampu atau, bahkan lebih parah, tidak mau untuk berkata tidak.

so… apakah bangsa yang berwarna-warni ini akan tetap menjadi hitam-putih?

2 Responses to “out of the box”

  1. Raras Says:

    ga cuman di indonesia, di oz juga ada kok orang2 yg kayaknya nyaman banget mlungker di kotaknya sendiri, udah profesor lage. ini pernah ku tulis di blog friendsterku, judulnya “polarisasi”. kalo sempet kamu baca deh. biasanya aku diem ajah kalo ada katak dlm tempurung (KDT)gini, tapi tumben waktu itu aku kesambit trus keluar ngeyelnya hihihihi. yg perlu kita lakukan dlm menghadapi KDT adalah memberikan penjelasan yg logis & sederhana, biar mo keluar dr kotaknya.

  2. aRie Says:

    hehehehe… aku jarang ngintip2 seh. Iyah.. entar2 kalo sempet tak intip’e dirimu.. xixixixixi

Leave a Reply