January 31st, 2007 by ariepd
The Fallen One
-Hammerfall-
I saw your face in the morning sun
oh, I thought you were there
I heard your voice as the wind passed me by
silently, whispering my name
So many things that I wanted to say
forever left untold
I still remember the tears that you shed
over someone else
Our love could never die
all I can do is cry
save a little prayer for the fallen one
There is a light down at memory lane
slowly fading away
Still holding on to the dreams torn apart
I will follow my heart
Our love could never die
all I can do is cry
save a little prayer for the fallen one
Still on my own,
chasing the sun
of a time long ago
The shade in my heart,
tearing apart
everything that I long for
I saw your face in the morning sun
oh, I thought you were there
I heard your voice as the wind passed me
by
whispering my name
Our love could never die
all I can do is cry
save a little prayer for the fallen one
Posted in Uncategorized | No Comments »
January 31st, 2007 by ariepd
If I Could Fly
No fear, no pain
Nobody left to blame
I’ll try alone
Make destiny my own
I learn to free my mind
Myself I now must find
Once more
Once more
If I could fly
Like the king of the sky
Could not tumble nor fall
I would picture it all
If I could fly
See the world through my eyes
Would not stumble nor fail
To the heavens I sail
If I could fly
So here I am
In solitude I stand
I’ve got dreams inside
I need to realize
My faith has grown
No fear of the unknown
No more
No more
If I could fly
Like the king of the sky
Could not tumble nor fall
I would picture it all
If I could fly
See the world through my eyes
Would not stumble nor fail
I could ravage my jail
If I could fly
Posted in Uncategorized | No Comments »
January 31st, 2007 by ariepd
hmmm… ndak nyangka seh segala kata-kata mutiara ndak jelas berlabuh di hp gw saat itu. Cukup menyesakkan memang, tapi gw berusaha bwat nerima dulu apa yang disampaikan. Ngkali2 emang ada salah gw di sana. Setelah ditelaah lebih mendalam, gw ndak ngerasa kesalahan gw sebegitu beratnya sampai harus menerima tuduhan-tuduhan smacem itu. Hal ini semakin jelas dengan kata-kata ‘level bawah’ yang diungkapkan setelahnya…. gw hanya memberi peringatan bahwa semua itu perlu dipikirkan lagi oleh si pemberi sms. Dan gw biarkan waktu berjalan berharap ada langkah introspeksi dari si empunya sms. Tapi… hari ini…. 2 minggu waktu berlalu, tak ada satu patah kata maaf pun bertengger di setiap sms atau telpun-nya… sebegitu mahal kah sebuah kata maaf. Hanya satu kata yang hanya perlu diucapkan sekali saja untuk bisa menyejukkan hati ini. Untuk bisa menenangkan jiwa ini. Untuk bisa meredam amarah ini… hanya satu kata…..
Posted in Uncategorized | 3 Comments »
January 5th, 2007 by ariepd
-steelheart-
Ain’t the world such a loney place
All caught up, I fight the wait.
Am I the one that hides the pain, After all the fights the same.
Wait,
Wait, feel my heart it’s slowing down
Wait,
I’m waiting for love cause I need you now.
Heaven must try to steer us right
and though it’s sad, I lie,
the frozen sunshine and crowed rain, I switch reasons,
here it comes again.
Wait,
I’m waiting, feel my heart it’s slowing down
Wait,
I’m waiting for love cause I need you now
I need you now
(yes….so I reach for light……I feel…..nothing)
You know, You know love is hard to find, I don’t let me go
I try, I try
Wait
I’m waiting, feel my heart it’s slowing down
Wait,
I’m waiting for love, cause I need you now
I need you now
Oh, Oh, (feel my heart) It’s slowing down
Oh yea, Oh yea, I’m waiting for love
I need you now
Wait
Posted in Uncategorized | 1 Comment »
December 11th, 2006 by ariepd
dowh… ga ngerti deh gimana rasanya gw hari ini. Di tengah kesibukan, kelelahan, dan ke’krodit’an yang amat sangat masih juga ada orang2 ga jelas yang ndak seharusnya punya kelakuan seperti itu yang ndak menunjukkan level mereka yang seharusnya (juaaauuuhhh) lebih senior dari gw, lebih baek dari gw, lebih bijak dari gw, lebih bisa njaga sikap dan omongan mereka terutama bwat ngasih teladan bwat para bawahannya…
Posted in Uncategorized | 5 Comments »
November 24th, 2006 by ariepd
wewh… lapindo lagi… lapindo lagi… orang2 yang keilangan harta benda nya aja belom jelas gimana nasibnya, kmaren ari dah nelan korban lagi. dlapan tewas, 6 ilang, belasan luka2. Dowh… dari data yang seperti itu… gw heran aja ama yang berwajib… buta kah mreka? (atao pura2 buta? atao udah ada yang ‘membutakan’?)
Hmm… gw ndak tau apa berita yang dicetak di JP edisi 24 Nopember 2006 (judul : Timnas Abaikan Sinyal Ledakan) itu total bener atao enggak. tapi kalo ampe bener… dah jelas apa yang sebenernya terjadi di sana. Praduga2 negatif amat sangat wajar sekali bwat dialamatin ke Timnas penanggulangan lumpur Lapindo (gw sampe skarang masih ndak setuju ama rasional dibentuknya timnas ga masuk akal satu ini). Eit.. udah tentu dengan Lapindo nya sekalian, dong. Dari awal dalih2 yang diutarain (sampe bawa2 gempa yk segala), ampe kejadian maren hari itu bikin gw bingung… apa yang salah dengan mata dan telinga tuan2 terhormat yang ada di "atas" sana. apa perlu gw anterin mreka smua ke dokter THT ama dokter mata sekalian? gw cuman bengong ma sedih aja nonton tipi kalo ada berita yang satu ini dalam beberapa hari ini.
Kejadian yang ngorbanin orang yang ndak sedikit (dari mulai keilangan tempat tinggal, harta benda, pekerjaan, ampe tewas) koq ya greget hukumnya ndak kedengeran blas. koq letoy?? (mencerminkan kekuatan pemerintahan sekarang ini?) bahkan anak kecil (yang "belom tau apa2") aja sempet gw denger komentar kalo mreka2 ndak lebih dari teroris2 atao provokator (?) dan pelaku kerusuhan yang dah dihukum mati. Dan mreka (pemerintah-red) sebut ini bencana (????) dan HANYA MEMINTA pihak lapindo harus bertanggung jawab…. *sigh*
Posted in Uncategorized | 5 Comments »
November 22nd, 2006 by ariepd
-Matchbox Twenty-
All day
Staring at the ceiling
Making friends with shadows on my wall
All night
Hearing voices telling me
That I should get some sleep
Because tomorrow might be good for something
Hold on
I’m feeling like I’m headed for a
Breakdown
I don’t know why
I’m not crazy, I’m just a little unwell
I know, right now you can’t tell
But stay awhile and maybe then you’ll see
A different side of me
I’m not crazy, I’m just a little impaired
I know, right now you don’t care
But soon enough you’re gonna think of me
And how I used to be
Me
Talking to myself in public
Dodging glances on the train
I know
I know they’ve all been talking ’bout me
I can hear them whisper
And it makes me think there must be something wrong
With me
Out of all the hours thinking
Somehow
I’ve lost my mind
I’m not crazy, I’m just a little unwell
I know, right now you can’t tell
But stay awhile and maybe then you’ll see
A different side of me
I’m not crazy, I’m just a little impaired
I know right now you don’t care
But soon enough you’re gonna think of me
And how I used to be
I been talking in my sleep
Pretty soon they’ll come to get me
Yeah, they’re taking me away
I’m not crazy, I’m just a little unwell
I know, right now you can’t tell
But stay awhile and maybe then you’ll see
A different side of me
I’m not crazy I’m just a little impaired
I know, right now you don’t care
But soon enough you’re gonna think of me
And how I used to be
Hey, how I used to be
How I used to be, yeah
Well I’m just a little unwell
How I used to be
How I used to be
Posted in Uncategorized | 3 Comments »
November 18th, 2006 by ariepd
dowh.. miris gw pas sempet liad skilas sinetron hari ini….
ndak ngerti sinetron apaan, cuman yang pas gw liad sih kalo ndak salah ada asdos yang nggantiin dosen statistik(a) bwat ngajar salah satu kelas. Gw liad seh maunya tuh sinetron emang (sedikit) pengen kliatan cerdas. Tapi hasilnya…. yang gw liad cuman lelucon menyedihkan dari yang bikin sinetron.
pertama…. pembawaan dari dosen yang blas ga kompeten dalam hal ngajar. Separah2nya gw di depan kelas, ampun dah… tuh asdos ga layak sama sekali bwat ada di depan kelas. Apalagi di tempat yang namanya kampus…
kedua…. dari potongan materi perkuliahan yang diajarin di sana bikin gw ngakak abis. asdos dengan segudang gayanya… njelasin "mean"??? wewh.. materi seperti itu dijelasin ampe titik koma di level pendidikan tinggi? apa ndak salah, tuh? pas gw komentar (baca: protes), eh nyokap nyeletuk, "yah, gitu itu lah sinetron sekarang. Makanya ibu males nonton sinetron". wewh…. itu komentar dari seorang ibu yang udah mengabdikan dirinya lebih dari 35 taon idupnya di dunia pendidikan (Indonesia).
Hmm… jadi … apa seh yang sebenernya terjadi sekarang ini? Koq gw ngerasa orang2 di dunia hiburan kita bener2 ga menghargai apa yang namanya pendidikan. Apa demi sebuah status yang namanya rating, jadi meremehkan dan merendahkan nilai pendidikan seperti itu? padahal bisa diliad di beberapa tayangan (serial) luar dengan tidak mengenyampingkan ilmu, bisa jadi sesuatu yang laris manis di pasaran. Apakah ini tandanya orang2 di dunia hiburan kita ndak "nututi" ilmunya untuk bikin produk yang berkelas dan bermutu? Bukan menjadi ajang pembodohan (baca : sok pinter2nya…. padahal blas ga mutu).
gw ndak bakal bilang diri gw paling pinter (kebiasaan buruk pemikiran kita), tapi kalo dibandingin dengan sekilas sinetron yang sempet bikin gw eneg….. gw masih jauh dari level ilmu yang cuman sebatas njelasin "mean" aja dah segudang gaya ditampilin…. gw jadi bingung…. dari materi "mean" itu, ada mahasiswa yang ndak ngerti…. apakah level mahasiswa Indonesia emang udah separah itu atau….. orang dunia hiburan kita yang super menyedihkan??
Posted in Uncategorized | No Comments »
November 6th, 2006 by ariepd
I must be blessed by God,
for the feeling in my heart.
Our love has grown so much,
from whence we let it start.
Together we have grown,
to become as if we’re one.
Caring for each other,
in everything we’ve done.
Knowing we’ll not be left alone,
as long as we’re alive.
Because with out the other,
it would be impossible to survive.
Yes the joy I feel inside,
lets me know that I’m blessed.
Everything you’ve done for me,
has left me so impressed.
So as long as we’re together,
that happiness will never end.
For this my darling sweetheart,
you are truly my greatest friend.
taken from My Greatest Friend
Posted in Uncategorized | 43 Comments »
November 3rd, 2006 by ariepd
Dah dari dulu seh gw radha ga suka dengan perkembangan pertelevisian di Indonesia. Ketidaksukaan gw bukan ga beralasan, soalnya yang gw liad lebih dari 50% dari keseluruhan jam tayang diisi oleh acara yang nurut gw amat sangat tidak bermutu sekali. Acara-acara yang cenderung melemahkan mental dan membentuk sebuah ‘budaya’ negatif yang ndak seharusnya diobral sedemikian rupa, terlebih lagi kepada anak-anak (di bawah umur).
Sinetron…. bukan rahasia lagi kalo sinetron sekarang udah jauh mutunya di bawah "sinetron-sinetron " yang diputer jaman gw SD dulu. Sebut aja rumah masa depan, aku cinta indonesia (ACI), bahkan losmen yang diputer malem hari.. kalo gw bilang seh ga kalah deh serial "kita" itu dibandingin dengan serial yang rame dari manca negara sekarang ini. Tapi sekarang….. dowh…. sumpah, deh. yang bagus isa diitung pake jari. sisanya… sama sekali mendekati "sampah" kalo gw bilang. tapi herannya…. napa banyak yang suka? apa saking kurang kerjaan aja nonton begituan? apa saking ndak ada pilihannya? atao saking aja orang kita udah terbuai dengan sebuah mimpi yang dowh… kesempatannya 1:1 juta, itu pun ga bakal terwujud kalo selalu terbuai gitu. Bayangin aja… gw ampe jauh lebih milih terjun ke dunia anak2 dengan nonton beberapa serial kartun tentang persahabatan daripada nonton those "craps". Gw liad nilai pendidikan yang ditanamkan dalam pilem2 kartun jauh lebih tinggi… sekali lagi… jauhhhhh… lebih tinggi dibandingkan tayangan ‘ala kadarnya yang penting laku’…. *sigh*
Trus blom lagi bahasa yang dipake (terutama waktu marah, bersitegang, berkelahi) dowh… penuh dengan umpatan yang kalo gw bilang, bahkan tukang becak pun mikir 2 kali bwat ngluarin kata2 yang itu (duh… sori ya abang becak, jadi gw bawa2)… Dan efek buruk itu dah gw liad sendiri hasilnya. Beberapa anak yang gw liad lagi maen kadang make kata2 kotor tak berpendidikan itu. Bahkan kemaren gw kaget berat waktu ponakan gw yang baru 2 taon (dan belom jelas bicaranya) sempet ngomong "apa mau mu" dengan gaya mencekik leher orang… dowh… sebegitu parahnya, kah? apakah pertelevisian kita emang yang paling ga mendidik pemirsanya? dan kenapa situasi seperti ini isa terus dibiarin berlangsung? tidak ada kah tanggung jawab dari pihak televisi bagi bangsa yang sudah kacau balau ini?
bersambung……
Posted in Uncategorized | 14 Comments »